Tuesday, July 31, 2012

Kalau-Aku-Bosan

Halooooo..apa kabar pemirsa om tante dan handai taulan? hihi..wahhhh aku uda lama banget nih ga kasi kabar..huhooo..maklum yah pemirsa, aku kan lagi adaptasi sama rumah bapak ibu di Surabaya, jadi aku masih nyari mood yang oke untuk mulai menulis lagi. Nah sekarang mood aku uda oke, jam 07;00 aku sudah dimandikan ibu, saatnya bercerita. Hihi..

Nah, jadi kan gini, kan aku sejak 12 Juni mulai pulang ke rumahku sendiri kan, rumah bapak ibu di Surabaya. Aku senang sekali. Kata ibu waktu pertama kali aku masuk rumah.." Selamat datang di rumahmu sendiri Audrya sayang.." ibu membisikan itu di telingaku. (aku tidur waktu itu hihi). Bangun-bangun ya biasa aja sih, aku tetep nangis minta mimik, terus aku kan waktu itu habis imunisasi BCG, jadi aku dari RS sampe rumah tidur aja sih di mobil. Bekas suntikannya di lengan kananku kata om dokter ga boleh kena air sabun atau alkohol, katanya supaya vaksin nya 'jadi'. Nah tandanya 'jadi' itu, di bulan berikutnya akan muncul nanah katanya, hihi aku deg-deg an. ibu juga deg deg an kayaknya. Mukanya tegang sekali waktu aku disuntik hihi. Oh ya, karena jenis suntikan ini lebih 'panas' dibanding suntikan imunisasi lain, jadi om dokter waktu itu menyarankan ibu untuk memberi aku mimik selama aku disuntik. Hasilnya, begitu Cussss disuntik, aku cuma nangis bentar terus HAP..mimik deh hehhehee

Nah, karena sekarang aku di rumah cuma sama ibu dan bapak, ga ada lik rom pembantunya Yang Ti, ga ada Yangti, ga ada Yangkung dan Pak de juga Tante Dimas, jadi aku mencoba lebih pengertian. hihihihi..Kan kasian ibu mengerjakan semua urusan di rumah seorang diri, jadi kalau aku rewel aku takut ibu setres nanti idungnya tambah gede deh.,.,(Heeeeeh Audrya..! -ibu, Red). Jadi di awal-awal kepindahan kami di rumah ini, jika ibu sibuk harus mencuci sementara aku belum tidur,  aku ditaruh di kamar. Seorang diri. Cuma diumpanin boneka doang. Untuk saat itu sih ga masalah ya karena aku belum bisa tengkurep guling-guling. Jadi aku anteng aja mainan ama boneka sapi kecil yang suka aku cekik di ketiak ku. Habis aku gemeesss. Nah..menit menit pertama biasanya permainan mencekik sapi kecil masih menyenangkan, tapi lama lama aku bosaaaaaaan.. aku sudah panggil ibu, tapi ibu hanya melongok sebentar dan membenahi bantalku, ia lalu pergi lagi keluar. Aku main lagi dengan si sapi tapi aku bsoan lagi, jadi aku menangis kencaaaaang sekali.,.hihi baru deh ibu datang..

Nah emmm.. itu bentuk pengertian aku..hihi..hahaha..maafin aku ibu, tapi aku lebih suka digendong ibu daripada main cekik sapi kecil ini.

No comments:

Post a Comment